Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Kamu pernah jatuh cinta?

Kalau ada seseorang yang kita kagumi, seperti Neng waktu SMP dulu ... hidup campur aduk rasanya. Semangat, patah hati, penasaran, tapi malu mengungkapkan. Apalagi, yang kita kagumi bukan orang yang biasa kita akrabi sehari-hari. Hanya bisa memendam perasaan jauh di lubuk hati, diam-diam mengamati, sambil pelan-pelan menyebut namanya. Puluhan tahun kemudian, ketika hidup tidak hanya melulu berisi jatuh cinta, Neng menemukan pengalaman semacam jatuh cinta. Penuh harap, kekhawatiran, merasa sangat bergantung, sampai merasa harus terus membisikkan nama-Nya. Sayangnya, Neng masih merasa malu-malu mengakui kalau dia jatuh cinta. Jangan-jangan, apa yang dilakukannya hanya sekedar karena dia teramat sangat bergantung dan perlu menguatkan diri. Hidupnya, sebenarnya ga susah-susah amat. Penghasilannya cukup untuk membantu Abang          menopang keluarganya agar seimbang. Tapi, sumpah ... dia pernah mengalami masa terberat dalam hidupnya. Ketika itu dia merasa terjebak dalam suasana kerj

Memuliakan Istri? Emang Bisa?

Hari itu, atau lebih tepatnya, malam – senin malam – itu, waktu beranjak menunjukkan pukul 21.15 waktu ruang badan anggaran DPR RI. Sudah sembilan jam lebih Neng bersama rombongan wakil Pemerintah menunggu skors sidang belanja pemerintah pusat dicabut. Dari desas-desus yang beredar, para anggota dewan yang terhormat sedang melakukan lobi realokasi dari penghematan belanja. Neng inginnya sih pulang, karena mulainya saja tidak jelas, apalagi selesainya. Jam berapa dia akan pulang? Tapi,   bahan tayangan yang menjadi tanggung jawabnya kali ini ada sesuatu yang di luar kebiasaan dan dia merasa punya tanggung jawab moral untuk mengawal sampai proposal itu mulus disetujui. Jadilah dia harus bertahan. Di antara kejenuhan menunggu , kelelahan yang menggerogoti semangat, dan kantuk yang mulai menggerus kesadaran, seorang kawan menyodorkan telepon seluler pintar nya. Dia menunjukkan update status rekannya yang lain, “Muliakanlah istri, maka rizki mu akan lancar” dengan latar belakang   foto s